Gadai BPKB Kendaraan – Di era modern ini wirausaha diidentikan dengan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), dimana pemilik usaha muda di sektor UMKM ini mulai banyak berkembang di Indonesia. UMKM ini ternyata mempunyai dampak yang penting buat perkembangan ekonomi nasional, sehingga Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong perkembangan bisnis UMKM ini. Dengan berkembangnya sektor UMKM ini diharapkan masyarakat Indonesia dapat hidup secara layak, makmur dan membantu banyak masyarakat mengatasi masalah pengangguran.

Kendala yang kerapkali dihadapi oleh pemilik usaha muda ini adalah minimnya modal untuk pengembangan bisnis yang saat ini sedang dijalankan sehingga hal ini bisa membuat usaha kurang maju. Hambatan ini tentu wajib segera diatasi dengan membuka pintu masuk terhadap pemodalan seluas-luasnya untuk pemilik bisnis UMKM. Salah satu pintu masuk pemodalan yang gampang diperoleh adalah dengan cara Gadai BPKB Kendaraan atau sering disebut juga Pinjaman Jaminan BPKB Kendaraan melalui Perusahaan Pembiayaan di Indonesia.

Gadai BPKB

 

Istilah Gadai

Gadai adalah suatu hak yang diterima seseorang yang berpiutang atas suatu barang bergerak seperti motor/mobil atau tidak bergerak (tanah, bangunan, rumah,dll) yang diserahkan kepadanya oleh seorang yang berutang atau oleh orang lain atas namanya, dan memberikan kekuasaan kepada orang yang berpiutang itu untuk mengambil pelunasan dari barang tersebut secara didahulukan daripada orang-orang yang berpiutang lainnya; dengan pengecualian biaya untuk melelang barang tersebut. Dimana seseorang itu harus menggadaikan barangnya untuk mendapatkan uang.

Atau secara singkat, Gadai ialah meminjam uang dalam kurun waktu tertentu dengan menyerahkan barang sebagai tanggungan, jika telah tiba pada waktunya tidak ditebus, barang itu menjadi hak yang memberi

Secara umum, syarat dan ketentuan gadai BPKB Kendaraan atau Pinjaman Jaminan BPKB Motor/Mobil melalui Perusahaan Leasing adalah sebagai berikut :

  1. Memiliki bisnis produktif dalam lingkup Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan telah berjalan cukup lama biasanya 3 tahun.
  2. Memiliki ijin usaha yang masih berlaku
  3. Mempunyai rekam jejak finansial yang baik
  4. Pengurus mempunyai pengalaman dan kemampuan yang cukup mumpuni dalam menjalankan bisnisnya
  5. Bagi pemohon Individu : Warga Negara Indonesia (WNI) dan usia minimal 21 tahun/telah menikah/pernah menikah
  6. Bagi pemohon Badan Usaha : berbadan hukum indonesia dan pengurus usia minimal 21 tahun/telah menikah/pernah menikah
  7. Memiliki agunan BPKB kendaraan dengan usia maksimal 10 tahun
  8. Melengkapi persyaratan dokumen yang disyaratkan oleh masing-masing Perusahaan Pembiayaan.

Sedangkan secara general, dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan Gadai BPKB Kendaraan disektor UMKM ini adalah :

  1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pengurus / Pemilik bisnis disektor UMKM beserta Pasangan yang masih berlaku.
  2. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) Terbaru
  3. Fotokopi Surat Nikah bagi yang sudah menikah atau Surat Pisah bagi yang sudah bercerai
  4. Fotokopi bukti izin usaha seperti SIUP, TDP dan Surat Keterangan Usaha, dan lain-lain
  5. Fotokopi bukti penghasilan usaha seperti nota penjualan / laporan keuangan 2 tahun terakhir dan rekening koran 3 bulan terakhir

Catatan : masing-masing Perusahaan Pembiayaan mempunyai kebijakan yang berbeda-beda.

 

Acuan mengelola Hutang secara bijak :

Berutang, bagi sebagian orang, masih dinilai sebagai hal yang tabu. Utang di mata beberapa kalangan identik dengan ketidakmampuan keuangan dan ada anggapan miskin alias kekurangan.

Tentu, tidak ada yang salah dari pendapat itu. Anda pasti tahu, arti sebenarnya dari utang alias Liability yang memang berarti kekurangan. Namun, perkembangan sekarang ini, dunia keuangan telah menempatkan utang sebagai salah satu bagian strategi mengembangkan kepemilikan aset, yakni apa yang disebut leverage atau daya ungkit.

Seringkali kita menemui, perusahaan membiayai modal usaha dari utang. Dari hasil ekspansi usaha itu,perusahaan bisa mencetak laba yang dapat digunakan membayar utangnya. Cara itu lazim ditempuh oleh Pebisnis di sektor UMKM. Singkat kata, Utang tidak lagi dianggap sesuatu yang pantangan dan malahan Utang bisa digunakan untuk memperluas bisnis tetapi tetap dengan catatan Utang wajib sehat dan sesuai kemampuan, karena tanpa perencanaan yang matang, Utang dapat menghancurkan usaha yang kita miliki. Utang ibarat pisau bermata dua, dimana bisa digunakan membela diri dan bisa juga melukai penggunanya

 

6 Langkah Mengelola Pinjaman Modal Buat Bisnis disektor UMKM

Berikut ini langkah-langkah yang perlu dijalankan untuk mengatur kredit dengan jaminan BPKB motor/mobil atau Gadai BPKB agar fasilitas pinjaman yang diperoleh menjadi Sehat untuk perluasan usaha disektor UMKM

 

Rencanakan Keuangan dengan Matang

Langkah pertama yang dapat Anda lakukan adalah merencanakan keuangan usaha Anda dengan masak-masak. Sebelum mengajukan Pembiayaan Dengan Agunan BPKB motor/mobil atau Gadai BPKB untuk kebutuhan modal usaha, Anda wajib tahu kebutuhan apa yang penting untuk bisnis Anda. Dengan begitu, Anda tahu berapa jumlah kredit yang perlu Anda ajukan dan ke mana uang akan mengalir.

Anda juga harus tahu, berapa keuntungan bersih dan kotor yang Anda peroleh setiap bulannya. Hitunglah berapa cost yang bisa Anda bayarkan untuk membayar pinjaman. Jangan sampai, laba Anda tidak cukup untuk membayar angsuran.

Konsisten Mematuhi Rencana Keuangan yang Dibuat

Konsistenlah pada perencanaan yang telah ditetapkan. Anda telah kalkulasi semua keuangan Anda. Dengan rencana itu, Anda yakin keuangan tetap terjaga dalam kondisi yang stabil. Untuk itulah, jangan pernah mengingkari dari planning yang telah Anda susun sendiri.

Jika Anda melakukannya, keuangan yang sudah Anda rencanakan bisa kacau. Tentu Anda tidak ingin hal ini terjadi, bukan? Disiplin dan konsisten adalah hal penting untuk bisa melunasi pinjaman Anda.

 

Pilihlah Produk Kredit yang Pas Dengan Kebutuhan dan Target

Sebelum mengajukan fasilitas Pinjaman Dengan Agunan BPKB kendaraan atau Gadai BPKB, Anda wajib melakukan riset untuk menentukan produk pinjaman dan perusahaan yang menyediakan pinjaman. Carilah produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keuangan Anda.

Temukan kegunaa dan risiko yang akan Anda terima dari setiap produk pinjaman. Cari tahu juga jangka waktu pengembaliannya. Sesuaikan bunga dengan kondisi keuangan bisnis Anda. Jangan sampai Anda tidak untung dan justru merugi.

 

Perhatikan Rasio Pinjaman Terhadap Income Anda

Anda juga sangat perlu memperhatikan rasio Pinjaman Anda terhadap penghasilan atau keuntungan Anda. Setiap bulan, besar rasio Pinjaman jangan sampai lebih dari 30% dari laba bisnis Anda. Jika Anda mematuhi kondisi ideal ini, seharusnya pembayaran angsuran dapat dilakukan secara baik dan lancar.

Memang betul memiliki pinjaman atau hutang bisa memajukan bisnis Anda. Namun, Anda juga harus pandai-pandai mengelolanya, jangan mudah tergoda untuk meminjam uang.

Mencatat Arus Kas Anda

Siapkan catatan arus kas keuangan untuk bisnis Anda yang baik. Catat setiap uang yang masuk dan keluar. Dengan memiliki catatan arus kas yang baik, Anda dapat melihat berapa uang yang Anda dapat dan ke mana uang Anda keluar. Selain itu,
Dengan memiliki catatan arus kas, Anda bisa mengevaluasi kinerja bisnis Anda. Anggaran yang terlalu berlebihan bisa Anda kurangi. Sebaliknya, anggaran yang kurang bisa ditambahkan. Dengan begitu, uang yang Anda miliki bisa digunakan secara lebih efektif.

 

Tidak Terlambat Membayar Cicilan

Ini adalah hal paling penting yang perlu Anda perhatikan. Anda harus membayar cicilan pinjaman tepat waktu. Jangan pernah menunda untuk bayar cicilan Anda karena jika Anda menundanya, ada denda yang dapat menjadi beban finansial Anda sehingga semakin sulit Anda membayar kewajiban Anda dimasa mendatang. Jika memungkinkan, Anda bisa membayar sebelum tenor habis. Dengan membayar tepat waktu Anda dapat menjaga reputasi keuangan Anda tetap baik. Yang perlu Anda ketahui, biasanya denda keterlambatan biasanya dihitung dari hari keterlambatan.

 

Untuk informasi lainnya mengenai tata cara pinjaman jaminan BPKB Motor / Mobil atau Gadai BPKB di AGEN TUNAI, mohon klik di sini

About the author : miraclegen

Leave A Comment