Gadai BPKB Motor/Mobil Termudah – Pembiayaan agunan BPKB atau sering dikenal sebagai Gadai BPKB merupakan salah satu solusi untuk memperoleh dana tunai untuk berbagai keperluan seperti pendidikan, biaya renovasi rumah dan lain-lain, dimana jumlah pencairan dana tunainya sangat tergantung keadaan fisik kendaraan, jenis motor/mobil serta tahun pembuatannya. Sebelum masuk ke pokok pembahasan utama, sangat perlu diketahui pengertian gadai bpkb tersebut.

Gadai BPKB

Apa yang dimaksud Gadai BPKB untuk kendaraan ?

Perihal utama dalam sistem Gadai BPKB ini adalah calon debitur menjaminkan BPKB-nya untuk memperoleh sejumlah uang tertentu. Dikarenakan hanya BPKB saja yang dijaminkan, maka fisik motor/mobil tersebut masih dapat digunakan oleh calon debitur untuk aktivitas sehari-hari.

Ada dua tipe gadai BPKB motor/mobil, yaitu:

Pertama : Motor/Mobil telah selesai kreditnya dan BPKB sudah dimiliki oleh calon debitur, lalu BPKB tersebut dijaminkan kembali ke perusahaan pembiayaan untuk memperoleh fasilitas kredit kembali

Kedua : Kendaraan masih belum selesai. Sebab itu, calon debitur hanya bisa mengajukan ke perusahaan multifinance ditempat yang bersangkutan mengajukan pinjaman saat ini, tidak bisa ke tempat lain, untuk mendapatkan tambahan fasilitas dana tunai. Untuk hal ini, pihak Kreditur akan melaksanakan upaya sebagai berikut :

  1. Menilai kemampuan keuangan Anda untuk membayar cicilan pinjaman sampai lunas. Dalam hal ini, mereka akan meminta beberapa dokumen pendukung, melakukan analisa, termasuk BI checking, atas karakter dan sumber pendapatan konsumen
  2. Mengevaluasi kendaraan yang menjadi agunan, mulai dari kondisi fisik kendaraan, periksa ke pihak berwenang untuk kendaraan, dan menimbang berapa harga wajar kendaraan jika dijual kembali yang akan menjadi dasar pemberian plafon kredit.
  3. Melakukan proses perjanjian hukum kepada calon debitur dalam bentuk perjanjian pembiayaan dan perjanjian Fidusia, agar apabila ada kredit macet, perusahaan leasing bisa mengambil alih dan melelang kendaraan tersebut untuk melunasi sisa kredit yang ada.

Tips untuk kredit jaminan BPKB atau Gadai BPKB buat konsumen

Tips Pertama : Tentukan tujuan utama kredit jaminan BPKB kendaraan atau gadai BPKB Anda
Tidak dapat disangkal saat ini sebagian orang yang menggadaikan BPKB kendaraan hanya untuk memenuhi kebutuhan gengsi semata. Hal ini jelas sangat tidak bermanfaat, karena jika dibiarkan, calon debitur dapat langsung terjerat hutang yang menjerumuskan. Oleh karena itu, hal pertama yang harus diperhitungkan sebelum gadai BPKB kendaraan ialah menetapkan goal mengapa Anda mengajukan fasilitas pinjaman. Jangan sampai, dana tunai yang Anda dapatkan malah terpakai untuk kegiatan yang konsumtif sehingga Anda akan sulit untuk melunasinya kembali

Tips Kedua : Pilihlah Lembaga Keuangan yang dapat dipercaya
Pilihlah Perusahaan Leasing yang terpercaya dimana Perusahaan tersebut terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perusahaan yang bisa memberikan solusi pinjaman agunan BPKB motor/mobil secara aman, cepat, dan juga praktis sesuai kebutuhan Anda.

Tips Ketiga : Ketahui Suku Bunga dan biaya-biaya Lainnya
Saat mengajukan pembiayaan agunan BPKB atau Gadai BPKB, Anda juga perlu memperhatikan besaran suku bunga kredit yang diberikan oleh pihak Perusahaan Pembiayaan. Serta aneka biaya lainnya yang akan dikeluarkan dalam rangka mengajukan pinjaman tersebut. Pilih lembaga keuangan yang kompetitif dalam memberikan bunga. Sedangkan untuk biaya yang dikeluarkan biasanya berupa biaya administrasi, asuransi dan juga biaya provisi. Di mana aneka biaya tersebut, akan mempengaruhi besaran dan jumlah cicilan bulanan yang akan dilakukan kelak.

Tips Keempat : meminta Simulasi pinjaman
lebih baik Anda meminta simulasi untuk cicilan kepada Perusahaan Multifinance tempat Anda mengajukan fasilitas pinjaman. Hal ini baiknya dilakukan diawal, sebelum pengajuan. Latar belakangnya adalah agar memudahkan Anda mendapatkan gambaran akan kisaran dana pembiayaan yang bisa didapatkan dan besarnya cicilan per bulan yang harus disiapkan untuk melunasinya kembali.

Tips Kelima : Sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan Anda
Besaran dana pinjaman yang dapat dicairkan ketika mengagunkan BPKB kendaraan normalnya berkisar antara 60% hingga 80%. Namun, sebelum ingin mengajukan fasilitas dana tunai hingga batas tertinggi, alangkah baiknya disesuaikan antara jumlah kredit dengan kekuatan keuangan untuk membayar cicilan setiap bulannya. Hal ini ditujukan agar nantinya beban cicilan yang Anda tanggung tidak melebihi kemampuan atau bahkan sampai mengalami gagal bayar. Dengan demikian Anda bisa benar-benar fokus pada kebutuhan yang sudah direncanakan dan tepat sasaran.

Tips Keenam : Rekam Jejak atau Riwayat Kredit
Jagalah rekam jejak keuangan Anda dengan baik karena hampir semua Perusahaan Pembiayaan di Indonesia akan melakukan pemeriksaan reputasi keuangan calon debitur dengan menggunakan berbagai media seperti PEFINDO dan atau SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan).

Tips Ketujuh : Lengkapi Persyaratan Administrasi dan Ajukan
Lengkapi semua persyaratan dan dokumen yang diminta oleh Perusahaan Pembiayaan. Hal ini untuk memperbesar peluang untuk memperoleh persetujuan dan agar fasilitas pinjaman dapat segera dicairkan.

Tips Kedelapan : Pelajari prosedur yang berlaku di Perjanjian Pembiayaan
Anda sangat butuh mengetahui kebijakan yang berlaku di Perusahaan Pembiayaan yang ingin kita tuju. Prosedur disini bisa meliputi penalty atau sanksi yang diberikan apabila kita telat untuk membayar angsuran. Hal ini sangat penting karena setiap Perusahaan Multifinance mempunyai prosedur yang berbeda-beda.

Tips Kesembilan : Pastikan Anda untuk membayar cicilan tepat waktu serta tepat jumlah
Tips terakhir dan tak kalah penting adalah membayar cicilan tepat waktu & tepat jumlah setiap bulannya. Hindari {denda|pinalti) dan sanksi sebisa mungkin, intinya jangan telat membayar bayar cicilan saat jatuh tempo apalagi hingga macet yang berdampak kendaraan kita terpaksa ditarik oleh Perusahaan Leasing atau lebih parahnya lagi kita sampai terjerat kasus hukum dan berujung di pengadilan.

Sesuai permintaan dari OJK untuk memperbesar porsi untuk kredit produktif, maka hal ini merupakan peluang yang baik buat pelaku usaha baru. Siapa bilang pembiayaan berupa dana tunai itu hanya akan menyulitkan pemilik bisnis baru? Kalau Anda bisa mengelola kredit tersebut secara benar, tentu hasilnya justru akan mengembangkan performance usaha Anda ke tingkatan yang lebih bagus dalam waktu sebentar. Prinsip pembiayaan, dimana dalam hal ini menggunakan jaminan BPKB kendaraan atau gadai bpkb ialah sebagai leverage atau pendongkrak untuk bisnis Anda.

Beberapa manfaat fasilitas pembiayaan buat bisnis Anda.

  1. Membantu Inovasi Bisnis : Sebagai seorang pebisnis, tentu Anda harus melakukan inovasi terus menerus. Ini agar Anda dapat memenuhi kebutuhan customer Anda. Dalam berinovasi, Anda tentu wajib melaksanakan riset dan percobaan, dimana untuk melakukan hal tersebut tentu saja membutuhkan sejumlah dana tunai. Fasilitas pinjaman merupakan solusi agar bisnis Anda terus berinovasi.
  2. Membantu Mengembangkan Bisnis : Anda mungkin ingin mengembangkan pembelian raw material untuk memperbanyak kapasitas produksi. Namun, seringkali dana yang Anda miliki belum cukup. Jika begitu, Anda dapat mengajukan fasilitas pinjaman sebagai tambahan modal untuk membeli bahan baku yang anda perlukan

Jadi jangan ragu untuk mengajukan fasilitas kredit dengan jaminan BPKB motor/mobil atau gadai BPKB melalui AGEN TUNAI. Dapatkan kredit dengan jaminan BPKB kendaraan atau gadai BPKB yang cepat, murah, proses cepat dan mudah serta aman (diawasi OJK). Silahkan klik disini untuk informasi lebih lanjut

About the author : miraclegen

Leave A Comment